Pendaftaran Peserta dan Call for Papers Seminar Nasional The 1st MARINE 2026 Resmi Dibuka
Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana akan menyelenggarakan Seminar Nasional The 1st Marine and Fisheries Conference on Research, Innovation, and Education (MARINE) 2026. Kegiatan ini mengangkat tema:
“Kelautan dan Perikanan Berkelanjutan untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Inklusif.”
MARINE 2026 menjadi ruang pertemuan bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk berbagi hasil penelitian, inovasi, pengalaman, serta gagasan dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
Seminar akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Rabu, 25 November 2026
Waktu: 08.30–17.00 WITA
Tempat: Daring melalui Zoom Meeting
Biaya pendaftaran: Gratis bagi peserta dan pemakalah
Pembicara
MARINE 2026 akan menghadirkan Keynote Speech dari Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), serta Opening Speech dari Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan. Sambutan akan disampaikan oleh Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana.
Seminar ini juga menghadirkan tiga invited speaker, yaitu:
Pemakalah dapat memilih mengikuti seminar untuk presentasi tanpa publikasi atau mengirimkan naskah lengkap untuk diproses lebih lanjut. Makalah yang memenuhi ketentuan dapat diterbitkan dalam prosiding seminar nasional ber-ISBN. Naskah terpilih juga berkesempatan dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi SINTA sesuai hasil penelaahan dan keputusan editorial jurnal.
Peserta dan pemakalah akan memperoleh:
Tanggal Penting
Pendaftaran peserta dan pemakalah dilakukan melalui tautan berikut:
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung:
Pinky Natalia Samanta: +62 878-8590-4387
Nurdiansyah: +62 852-3995-2503
Mari berpartisipasi dalam MARINE 2026 dan menjadi bagian dari kolaborasi riset, inovasi, serta pendidikan untuk mewujudkan pembangunan kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, mendukung ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif. mengenai strategi pembangunan kelautan dan perikanan Bali yang berkelanjutan melalui penguatan produksi, nilai tambah, dan kesejahteraan pelaku utama secara inklusif.